Posted in Renungan Hidup

Berbuatlah baik, meskipun cuma sedikit..

Orang yang taat kepada Allah SWT, hakikatnya sedang berbuat baik kepada dirinya sendiri dengan ketaatan tersebut. Apabila dalam ketaatan itu terdapat kemanfaatan terhadap orang lain, maka orang yang melakukan ketaatan kepada Allah itu juga berbuat baik kepada dirinya dan orang lain.

Makna berbuat baik disini adalah yang dapat memberikan kemaslahatan dunia dan akhirat,atau salah satunya. Sekaligus menolak serta menghilangkan mafsadah (kerusakan) dunia dan akhirat atau salah satunya.

Kemaslahatan bermakna kenikmatan atau penyebabnya,serta kebahagiaan atau penyebabnya. Sedangkan mafsadah adalah rasa sakit atau penyebabnya,dan kesusahan atau penyebabnya.

Keinginan memberikan manfaat merupakan perbuatan baik. Sebaliknya keinginan berbuat jahat merupakan perbuatan yang tidak baik.

Berbuat baik ada kalanya tampak dan ada kalanya samar, ada yang kecil,besar,dan ada pula sedikit maupun banyak.

                              كل معروف صدقة

“Setiap kebaikan itu merupakan sedekah”

                           وفي كل كبد رطبة اجر

“Berbuat baik kepada setiap makhluk hidup itu terdapat pahala”

           تصدقواولوبشق تمرة فان لم يكن فبكلمة طيبة

“Bersedekah lah kamu sekalian walaupun dengan separuh buah kurma, apabila separuh buah kurma pun tak ada,maka sedekahlah dengan ucapan yang baik”.

لا تحقرن من المعروف شيئا ولوان تلقى اخاك وانت منبسط   اليه وجهك

“Janganlah engkau meremehkan perbuatan baik sekecil apapun, meskipun hanya berupa wajah yang berseri seri saat engkau bertemu saudaramu.”

Dalam suatu hadits disebutkan bahwa ada seorang wanita yang masuk neraka dikarenakan mengikat seekor kucing dan tidak memberinya makan hingga kucing itu mati. Adapula seorang pelacur yang diampuni dosanya dengan sebab memberikan minum seekor anjing yang sangat kehausan. dan adapula orang yang diampuni dosanya sebab menyingkirkan dahan pohon berduri dari jalan yang dilewati orang mukmin.

Karena itu janganlah meremehkan perbuatan baik maupun buruk walaupun kelihatan remeh dan sepele.

وان كان مثقل حبة من خردل اتينا بها، وكفى بنا حسبين

“Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami akan mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.” (QS. Al Anbiya’:47)

Advertisements